Teknik Terbaru Transplantasi Kornea Mata yang Canggih dan Aman

Teknik Terbaru Transplantasi Kornea Mata yang Canggih dan Aman
Teknik Terbaru Transplantasi Kornea Mata yang Canggih dan Aman

Apa yang terjadi jika kornea Anda terkena penyakit atau tampak keruh? Bagi banyak orang, transplantasi kornea diperlukan untuk menyelamatkan penglihatan mereka. Sekarang ada teknik terbaru transplantasi kornea mata yang canggih dan aman.

Bila kornea menjadi keruh akibat cedera atau penyakit atau juga disebabkan oleh proses penuaan, maka sinar tidak dapat melewati retina sehingga menyebabkan penglihatan yang lemah atau kebutaan.

Tetapi dengan transplantasi kornea, banyak orang dengan kondisi ini berkesempatan untuk memulihkan penglihatan mereka. Perkembangan teknik baru dalam transplantasi kornea juga membuat prosedur ini menjadi lebih aman dengan risiko penolakan yang lebih rendah.

Siapa yang bisa memperoleh manfaat ini?
Sebagian besar orang dengan kornea yang berpenyakit atau keruh bisa memperoleh manfaat dari transplantasi kornea agar dapat melihat dengan baik, asalkan saraf dan retina di belakang mata mereka masih sehat.

Tidak seperti bentuk transplantasi organ lainnya, transplantasi kornea dapat dilakukan berulang kali jika transplantasi sebelumnya gagal. Namun, angka kesuksesan transplantasi berulang mungkin lebih rendah dibandingkan transplantasi yang pertama.

Teknik transplantasi baru
Transplantasi konvensional mengharuskan penggantian seluruh kornea. Sedangkan moetode transplantasi yang baru hanya mengganti lapisan kornea yang rusak sehingga proses transplantasi menjadi lebih aman.

Teknik baru tersebut adalah:
– Teknik Deep Anterior Lamellar Keratoplasty (DALK) untuk mengganti lapisan depan kornea.
– Descement’s Stripping Automated Endothelial Keratoplasty (DSAEK) untuk mengganti lapisan dalam kornea.

Sekitar 70 persen transplantasi kornea di SNEC dilakukan dengan menggunakan teknik baru ini.

Kelebihan teknik baru ini
Metode baru ini secara signifikan menurunkan risiko penolakan, memberikan pemulihan penglihatan dengan lebih cepat dan lebih baik, dapat dilakukan tanpa jahitan, dan menimbulkan lebih sedikit komplikasi.

Artinya, diperlukan waktu pemulihan yang lebih singkat dan juga biaya yang lebih rendah bagi pasien.

Kelebihan lainnya antara lain:
– Waktu pemulihan satu bulan untuk prosedur DSAEK, dibandingkan dengan enam bulan jika menggunakan teknik konvensional.
– Setiap kornea yang disumbangkan dapat digunakan pada lebih dari satu pasien.

Hingga saat ini sudah dilakukan hampir 200 prosedur DSAEK setiap tahun dengan hasil yang sangat baik yang setara atau bahkan lebih baik dari hasil yang dilaporkan oleh pusat-pusat di AS dan Eropa untuk mata Kaukasia.

Teknik terbaru transplantasi kornea mata yang canggih dan aman ini dapat menjadi alternatif bagi Anda yang ingin melakukan transplantasi mata.

Baca juga: Nekat Bersepeda di Atas Eskalator, Lihat yang Terjadi Selanjutnya pada Bocah Ini, Ngeri!

Kasih Komentar kamu di sini