Langkah Memeriksa Payudara Sendiri Untuk Deteksi Dini Kanker Payudara

Langkah Memeriksa Payudara Sendiri Untuk Deteksi Dini Kanker Payudara
Langkah Memeriksa Payudara Sendiri Untuk Deteksi Dini Kanker Payudara

Walaupun kanker payudara adalah salah satu penyebab terbesar kematian wanita di Indonesia, namun sangat besar kemungkinan penyakit ini dapat disembuhkan jika telah diketahui sejak awal. Itu sebabnya Anda bisa belajar langkah memeriksa payudara sendiri untuk deteksi dini kanker payudara agar tidak terlambat mengetahuinya.

Bagaimana melakukan periksa payudara sendiri dengan benar?
Sebaiknya pemeriksaan payudara sendiri dianjurkan setiap bulan. Mudah untuk melakukannya dan anda sendiri dapat melakukannya dengan baik. Ketika Anda tahu bagaimana payudara yang normal, Anda akan merasakan bila ada perubahan pada payudara Anda.

Waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri adalah setelah selesai menstruasi, ketika payudara tidak lunak atau bengkok. Jika menstruasi Anda tidak teratur atau kadang-kadang lewat sebulan, dapat dilakukan dalam waktu yang sama setiap bulan untuk mengingat.

7 langkah memeriksa payudara sendiri untuk deteksi dini kanker payudara:

  1. Berbaring dan letakkan bantal di bawah pundak. Letakkan tangan kanan di belakang kepala.
  2. Gunakan tiga jari tengah kiri Anda untuk merasakan benjolan di tengah-tengah payudara kanan Anda.
  3. Tekan payudara anda dengan kuat untuk merasakan payudara. Jika Anda tidak yakin seberapa kuat untuk menekan, tanyakan kepada dokter Anda. Atau cobalah untuk meniru cara dokter Anda menggunakan jari selama pemeriksaan payudara. Melatih merasakan payudara lebih sering akan lebih baik.
  4. Lakukan pemutaran dengan satu alur. Anda dapat memilih dengan putaran (A), gerakan ke atas dan ke bawah (B), atau ke arah dalam (C). Lakukan hal yang sama setiap bulan. Hal ini akan membantu Anda untuk melindungi semua area payudara dan untuk mengingatkan bagaimana merasakan payudara Anda.
  5. Sekarang periksa payudara kiri Anda dengan menggunakan telapak jari tangan kanan.
  6. Ulangi pemeriksaan untuk kedua payudara saat berdiri, dengan tangan di belakang kepala. Buat posisi yang mudah untuk memeriksa bagian atas dan setiap bagian payudara (mengarah ke ketiak). Anda dapat melakukan pemeriksaan payudara sendiri saat mandi. Perubahan pada payudara dapat lebih mudah dirasakan pada saat kulit kita basah dan licin.
  7. Untuk lebih aman, Anda juga dapat memeriksa payudara dengan melihat lekukan di kulit payudara, perubahan pada puting, kemerahan atau bengkak saat berdiri di depan kaca setelah Anda melakukan pemeriksaan setiap bulan.

Atau Anda bisa menyaksikan videonya di bawah ini:

Sangat penting untuk diingat bahwa pemeriksaan payudara sendiri bukanlah satu-satunya pemeriksaan untuk deteksi dini kanker payudara. Mammografi dan pemeriksaan oleh dokter lebih sensitif dibanding pemeriksaan sendiri dalam menemukan stadium dini.

Perhimpunan Kanker Amerika merekomendasikan pemeriksaan gabungan antara mammografi, pemeriksaan klinis payudara, dan pemeriksaan payudara sendiri, seperti di bawah ini:

Wanita berusia 40 tahun ke atas harus mammografi setiap tahun, pemeriksaan klinis payudara oleh dokter setiap tahun, dabn juga periksa payudara sendiri setiap bulan. Pemeriksaan klinis payudara dilakukan dalam waktu yang berdekatan dengan jadwal mammografi.

Wanita usia 20-39 tahun harus melakukan pemeriksaan klinis payudara setiap 3 tahun dan melakukan langkah memeriksa payudara sendiri untuk deteksi dini kanker payudara setiap bulan.

Apa itu tumor payudara?
Tumor berasal dari bahasa latin yang berarti benjolan. Jadi semua jenis benjolan yang ditemukan di payudara disebut tumor payudara.

Ada berapa macam jenis tumor payudara?
Secara umum tumor payudara dibagi menjadi 2 bagian:
1. Tumor jinak.
2. Tumor ganas. Tumor ganas biasanya disebut dengan kanker.

Apa itu kanker payudara?
Kanker payudara merupakan kanker nomor 2 terbanyak yang diderita wanita di Indonesia. Kanker payudara adalah sel-sel abnormal yang bertumbuh tidak terkandali di kelenjar, saluran, atau pun penunjang payudara yang dapat merusak jaringan sekitar dan dapat menyebar ke tempat lain. Itu sebabnya

Apa saja gejala kanker payudara?
1. Benjolan yang keras di jaringan payudara.
2. Keluarnya cairan seperti darah dari puting.
3. Gatal dan kemerahan di puting.
4. Perubahan kulit payudara (misalnya menjadi berkerut seperti kulit jeruk).

Catatan: Nyeri pada payudara bukanlah gejala umum.

Siapa saja yang berpotensi terkena kanker payudara?
Ada beberapa risiko kanker payudara:
1. Wanita berusia di atas 40 tahun.
2. Riwayat keluarga ada yang pernah mengidap kanker payudara (ibu, kakak perempuan), khususnya pada usia di bawah 35 tahun.
3. Pernah mengidap kanker payudara.
4. Hasil biopsi yang tidak normal (athypical ductal hperplasia, lobular carsinoma in situ).
5. Faktor hormonal seperti menstruasi pertama sebelum usia 10 tahun atau terlambat menopause yaitu di atas usia 50 tahun.
6. Tidak melahirkan atau tidak menyusui anak sebelum usia 35 tahun.
7. Mengonsumsi pil KD di atas usia 40 tahun.
8. Beberapa penelitian mengatakan bahwa mengonsumsi daging merah, lemak jenuh atau alkohol dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Bagaimana mendeteksi kanker payudara?
1. Rutin melakukan langkah memeriksa payudara sendiri untuk deteksi dini kanker payudara (untuk wanita di atas 20 tahun sebaiknya melakukan pemeriksaan setiap bulan, 1 minggu setelah menstruasi).
2. Mammografi dan USG payudara setiap 1-2 tahun untuk wanita di atas 35 tahun.
3. Konsultasi ke dokter segera jika menemukan kelainan payudara Anda. Tim di rumah sakit akan membantu Anda melakukan pemeriksaan tiap bulan, 1 minggu setelah menstruasi.
4. Menjaga pola makan yang benar. Gizi yang seimbang. Anda bisa menggunakan produk Smart Detox produksi Synergy Worldwide untuk menjaga kesehatan Anda, khususnya dari kanker payudara.

Seperti kesaksian ibu ini yang Sembuh Kanker Payudara Stadium 4 Berkat Noni Plus dan Spirulina.

Langkah Memeriksa Payudara Sendiri Untuk Deteksi Dini Kanker Payudara

Noni Plus mengandung polisakarida dalam jumlah besar. Polisakarida dikenal dalam ilmu kedokteran sebagai senyawa berkhasiat yang mudah diserap tubuh. Yaitu senyawa yang memacu kekebalan tubuh dan menstimulasi aktivitas makrofag (sel raksasa pemakan benda asing) & sel Limfosit-T (imunitasi), juga sebagai antitumor dan antikanker.

Manfaat Spirulina:
Nutrisi sempurna segala usia, melawan anemia (kurang darah), pelindung hati, sel darah putih dan sistem kekebalan tubuh, membantu penyembuhan liver, sebagai antivirus, antioksidan (melawan kanker dan tumor), mengurangi risiko stroke dan jantung, mencegah berbagai penyakit kronis, regenerasi sel, gangguan pencernaan (radang, sembelit dan wasir), menurunkan kolesterol LDL dan menjaga keseimbangan berat badan, memperindah kulit.

Untuk pemesanan hubungi 0815-883-2150 atau langsung klik ORDER NOW untuk langsung terhubung dengan customer service kami.

Langkah Memeriksa Payudara Sendiri Untuk Deteksi Dini Kanker PayudaraDemikianlah langkah-langkah memeriksa payudara sendiri untuk deteksi dini kanker payudara yang dapat Anda praktekkan agar Anda dapat memastikan kesehatan payudara Anda.

Baca juga: Jalan-jalan ke Museum Wayang Jakarta Barat.

Kasih Komentar kamu di sini