Inilah yang Terjadi Jika Nyamuk Punah dari Muka Bumi

Inilah yang Terjadi Jika Nyamuk Punah dari Muka Bumi
Inilah yang Terjadi Jika Nyamuk Punah dari Muka Bumi

Nyamuk adalah binatang yang sangat menyebalkan bagi sebagian banyak orang. Dengungannya yang mengganggu saat malam hari membuat kita tidak bisa tidur. Apalagi gigitannya dapat membuat kulit kita bentol-bentol dan gatal-gatal. Inilah yang terjadi jika nyamuk punah dari muka bumi.

Nyamuk, makhluk kecil yang rapuh, mudah diremas sampai remuk, tapi mampu menimbulkan kehancuran yang begitu besar. Tapi apa yang akan terjadi pada lingkungan jika semua nyamuk menghilang?

Ada lebih dari 3.500 spesies nyamuk, dan masing-masing memiliki peran tersendiri. Bahkan, nyamuk juga berfungsi sebagai sumber makanan untuk mahkluk hidup lain, misalnya ikan, kura-kura, capung, burung, dan kelelawar.

Meski disebut sebagai pengonsumsi utama nyamuk, sebagian besar kelelawar sebenarnya adalah pemangsa umum, artinya mereka bisa memakan apa saja yang bisa mereka tangkap.

Malah, beberapa species nyamuk paling aktif di siang hari, artinya kelelawar mendapat sedikit sekali peluang untuk memakan mereka.

Dan metode yang digunakan untuk membasmi nyamuk, misalnya pestisida seperti DDT, sebenarnya lebih mematikan bagi kelelawar daripada bagi nyamuk itu sendiri.

Menurut para peneliti, pembasmian nyamuk secara total bisa menimbulkan konsekuensi yang tidak bisa diramalkan manusia karena kita tidak cukup mengetahui posisi nyamuk di dalam rantai pangan. Tapi sudah jelas jika suatu hewan disingkirkan dari ekosistem, akan ada sesuatu yang berubah.

Namun begitu, dari sudut pandang penularan penyakit, pembasmian nyamuk akan memiliki konsekuensi yang besar bagi kesehatan global.

Nyamuk adalah vektor utama bagi malari – yang menyebabkan kematian sekitar 438.000 orang di tahun 2015, jadi jika mereka menghilang, malaria juga akan menghilang.

Begitu pula spesies-spesies nyamuk paling bertanggung jawab untuk wabah virus Zika terbaru yang juga adalah pembawa utama dari demam berdarah (22.000 kematian per tahun) dan demam kuning (30.000 kematian per tahun). Dan manusia bukanlah satu-satunya yang dibunuh oleh penyakit yang dibawa oleh nyamuk.

Terlepas dari apakah pembasmian total nyamuk memungkinkan atau tidak, ada begitu banyak hal yang tidak kita pahami tentang apa yang pernah disebut biolog E.O. Wilson sebagai “mahkluk kecil yang menguasai dunia.”

Inilah yang terjadi jika nyamuk punah dari muka bumi, maka semua keseimbangan alam akan terganggu.

Baca pula: Manfaat Olahraga Bagi Kesehatan dan Kebugaran Tubuh Manusia.

Kasih Komentar kamu di sini