Cara Melihat Gerhana Matahari Total agar Tidak Buta dan Merusak Mata

cara melihat gerhana matahari total agar tidak buta dan merusak mata
Cara Melihat Gerhana Matahari Total agar Tidak Buta dan Merusak Mata

Gerhana matahari adalah fenomena alam yang tidak bosan-bosannya menarik perhatian banyak orang. Mulai dari orang dewasa sampai anak-anak semua selalu penasaran ingin melihat gerhana matahari. Makanya kita harus tahu cara melihat gerhana matahari total agar tidak buta dan merusak mata kita karena tidak lucu setelah menikmati keajaiban alam kita harus mengalami kebutaan.

Baru-baru ini Amerika Serikat mengalami terjadinya gerhana matahari pada 21 Agustus 2017 yang dimulai pukul. 14.45 setelah sebelumnya menjelang gerhana total matahari membentuk bulat sabit.

Untuk peristiwa alam yang hanya berlangsung selama dua menit 43 detik ini, tentu banyak orang di seluruh dunia tidak mau melewatkannya tak terkecuali Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang melihat gerhana dari Balkon Gedung Putih bersama Melania Trump dan putranya Barron Trump. Ini merupakan pertama kalinya gerhana matahari melintas di sepanjang garis pantai Amerika Serikat sejak tahun 1918.

Bahkan Jutaan warga Amerika Serikat, baik orang dewasa dan anak-anak turut antusias ingin menyaksikan gerhana matahari total dari sejak pagi. Semua stasiun televisi pun membicarakan dan menyiarkan fenomena ini dan para fotografi mania telah bersiap-siap untuk mengabadikan momen langka ini, seperti yang terjadi di Carhenge, Nebraska.

Saking antusiasnya, seorang warga Iowa City sampai tidur di luar untuk memastikan dia bisa melihat gerhana matahari dari tempat tidurnya.

Para karyawan kantor juga menyempatkan diri untuk keluar melihat gerhana dengan memakai kotak buatan agar tidak terekspos langsung dengan sinar matahari. Warga New York di Brooklyn juga tidak mau ketinggalan menyaksikan gerhana ini sambil berenang.

Ketika menyaksikan gerhana matahari total, kita harus menggunakan sebuah kacamata khusus yang memang dirancang untuk memastikan mata tidak buta ketika melihat cahaya matahari tersebut.

Louis Tomososki, seorang pria asal Portland, mengalami kebutaan permanen setelah melihat gerhana pada tahun 1963 tanpa memakai kacamata. Padahal saat itu, Tomososki, yang waktu itu baru berusia 16 tahun, hanya melihat gerhana itu selama 20 detik dengan mata kanannya saja. Sejak itu sampai sekarang ada titik kecil di tengah mata kanannya yang sampai sekarang tidak kunjung sembuh.

Kerusakan mata yang dialami Tomososki itu bernama retinopati matahari, ini adalah kerusakan pada retina yang disebabkan oleh tereksposnya mata secara langsung ke matahari saat gerhana. Ketika mata berhadapan langsung dengan matahari, sinar terang dari matahari langsung menembus retina yang ada di belakang bola mata kita.

Energi yang dipancarkan saat gerhana matahari lebih tinggi karena saat itu cahaya matahari lebih terfokus dan cukup untuk membakar retina dan sel peka cahaya di belakang bola mata, yaitu foyea, titik pada retina yang memberikan ketajaman penglihatan pada mata. Sinar dari gerhana membuat mata seseorang mengalami penglihatan yang buram yang ditandai dengan titik kecil di tengah mata.

Ternyata gerakan pupil mata di malam hari sama dengan perilaku pupil ketika melihat gerhana matahari. Pancaran sinar matahari pada saat gerhana terhalang oleh bulan sehingga bumi menjadi gelap sementara. Pada waktu bumi menjadi gelap, itu seperti layaknya malam hari sehingga pupil bereaksi seperti pada waktu malam yaitu membesar. Ketika orang melihat langsung ke matahari yang tertutup bulan, pupil tidak bereaksi dan tetap membesar padahal radiasi sinar UV yang dikeluarkan matahari tetap memancar ke bumi dan mengenai retina mata sehingga merusak sel-sel pada mata, yaitu sel batang dan kerucut mata.

Itu sebabnya orang-orang disarankan untuk memakai kacamata gerhana yang dapat memfilter cahaya matahari sehingga tidak mengenai mata secara langsung.

Beberapa tips cara melihat gerhana matahari total agar tidak buta dan merusak mata:

  • Jangan melihat saat matahari belum semuanya tertutup karena sebagian cahaya matahari masih terpancar dengan kuat sehingga dapat merusak retina mata.
  • Jangan melihat terlalu fokus, sekali-sekali lihatlah ke tempat lain.
  • Setelah matahari tertutup sepenuhnya dan langit menjadi gelap, barulah kacamata bisa dilepas dan melihat dengan mata telanjang, tapi jangan menatap terlalu lama karena durasinya hanya 2-3 menit. Saat matahari mulai kelihatan lagi, maka kacamata harus dikenakan lagi supaya tidak merusak retina.
  • Jika ingin melihat gerhana, disarankan melihatnya dari tempat yang lapang, yang tidak terhalang apa pun, misalnya dari atas gedung, pantai, atau lapangan luas.
  • Bagi Anda yang takut dan tidak mau mengambil risiko kebutaan tapi ingin melihat gerhana, Anda bisa melihatnya melalui teleskop atau teropong yang sudah tersedia filter di dalamnya.
  • Harus diperhatikan, kacamata yang dimaksud di sini bukanlah kacamata hitam biasa, tapi kacamata yang ada filter mataharinya.

Filter yang ada di dalam kacamata khusus biasanya dibuat dari milar yang dilapisi dengan logam atau campuran kromium dan nikel. Tingkat kerapatan yang diharuskan dari sebuah filter kacamata adalah yang kerapatan optiknya 5 atau lebih, atau memiliki kemampuan menyerap sinar UV dan inframerah sehingga tidak langsung mengenai mata.

Ada yang mengatakan melihat gerhana matahari bisa dengan air di baskom, padahal cara ini tidak aman bahkan berbahaya. Melihat gerhana matahari dengan air di baskom sama saja seperti menatap matahari langsung karena air tidak meredam sinar matahari yang dipancarkan.

Saat matahari tertutup seluruhnya oleh bulan, yang biasa disebut gerhana matahari total, kita bisa melihat langsung ke matahari tapi hanya sebentar saja, setelah bulan mulai bergerak dan matahari mulai muncul lagi, segera pakai kacamata Anda.

Gerhana matahari adalah fenomena alam yang mengagumkan, jangan sampai ketakutan pada kebutaan menghalangi Anda untuk turut menikmatinya, asalkan dengan cara yang benar. Mudah-mudahan informasi tentang cara melihat gerhana matahari total agar tidak buta dan merusak mata ini dapat bermanfaat bagi Anda untuk melihat gerhana matahari di tahun-tahun mendatang.

Lihat juga artikel lainnya di sini.

Kasih Komentar kamu di sini