Apa Kata Dokter Tentang Sakit Maag yang Membuat Ryan “Dr Oz Indonesia” Thamrin Meninggal

Apa Kata Dokter Tentang Sakit Maag yang Membuat Ryan "Dr Oz Indonesia" Thamrin Meninggal

Dunia selebriti Indonesia kembali dikejutkan oleh meninggalnya dr. Ryan Thamrin (pembawa acara dr OZ Indonesia) secara tiba-tiba. Penyebab kematiannya menurut pihak keluarga disebabkan oleh maag akut yang telah dideritanya selama satu tahun belakangan ini.

“Selama ini dr. Ryan mengeluh sakit maag akut,” kata Doni, Sepupu dr. Ryan.

Beliau berpulang pada pukul. 3.30 pagi di Pekanbaru. Dokter tampan kelahiran Riau, 27 Mei 1978 ini ternyata pernah juara di ajang Cover Boy dan Abang None tahun 2001. Walaupun demikian, dr. Ryan malah tetap menekuni profesinya sebagai dokter.

Sampai sekarang aktivitas dr. Ryan lebih banyak diisi menjadi pembicara acara-acara kesehatan berbentuk talk show, yaitu DR OZ Indonesia. Pengalamannya yang segudang dengan hal-hal kesehatan membuatnya bisa layak dijadikan sebagai host acara itu.

Lula Kamal, rekan sesama dokter, membenarkan bahwa dr. Ryan membang sudah sakit sejak tahun lalu, dan kemudian kembali ke Pekan baru. Soal kabar yang berkata dr. Ryan meninggal karena stroke setelah jatuh di kamar mandi, Lula berkata ia tidak tahu-menahu karena belum dapat informasi dari keluarga dr. Ryan.

Menanggapi kematian dr. Ryan, dr. Hendra Nurjadin, SpPD-KGEH berkata bahwa panyakit maag sebenarnya tidak akan membuat seseorang meninggal dunia karena asam lambung tidak akan pernah menyerang jantung.

“Jadi sakit maag tidak ada hubungannya dengan kematian. Jadi kalau baru berusia 38 tahun tidak akan meninggal karena saat maag,” kata dr. Hendra ketika dihubungi pada Jumat (4/8/17).

“Sebenarnya penyakit jantung pada usia muda memang jarang, tapi kemungkinan kecil ada. Itu bisa juga karena adanya pelebaran pembuluh darah di otak,” sambung dokter yang masih praktik di RS Mayapada ini.

“Maag” atau “mag” dalam bahasa Belanda berarti lambung. Orang memakai istilah “sakit maag” untuk penderita radang lambung, tapi istilah medisnya adalah gastritis. Biasanya kondisi ini memburuk saat terjadi peningkatan kadar asam lambung.

Istilah ini juga kadang digunakan oleh orang yang mengeluh sakit di lambung. Perut merasa penuh, dada terasa nyeri, mulas dan melilit akibat kenaikan asam lambung, atau rasa tidak nyaman lainnya di lambung adalah keadaan yang termasuk dyspepsia atau sakit maag.

Tapi dr. Hendra mengingatkan lagi bahwa berita-berita tersebut hanyalah spekulasi medis. Mendiagnosa kematian seseorang tidak boleh hanya berdasarkan kisah-kisah orang. “Tidak boleh diagnosa hanya berdasarkan cerita,” sambungnya.

Selama Jalan dr. Ryan Thamrin, terima kasih atas perjuangan dan jasa-jasamu untuk menyehatkan Indonesia.

Kasih Komentar kamu di sini