6 Tips Memilih Nama Bayi yang Baik

6 Tips Memilih Nama Bayi yang Baik

Saat Anda memilih nama bayi untuk anak Anda, itu seperti memilih identitasnya. Pernahkan Anda mendengar tentang hubungan antara nama seseorang dengan kepribadiannya? Itulah sebenarnya cara kerja nama kita. Memilih nama artinya mencetak sebuah identitas, karena itu pastikan Anda mendapatkan nama bayi yang terbaik bagi anak-anak Anda.

Di bawah ini ada beberapa tips untuk mencari nama bayi yang terbaik untuk anak Anda.

1. Jangan memberi nama bayi Anda sesuai keinginan kerabat Anda.
Dalam hal memilih nama bayi, Anda tidak selalu harus bergantung dengan tradisi di mana kerabat yang lebih tua harus memberi nama anak Anda. Ini adalah bayi Anda, bukan bayi mereka, jadi Andalah yang harus memberi nama. Bayi yang sudah diberi nama akan selamanya memakai nama itu, jadi berikanlah bayi Anda nama yang Anda inginkan, bukan keinginan orangtua atau tante Anda yang biasanya memberikan nama yang aneh-aneh.

2. Lihatlah gambaran masa depannya.
Anda tidak ingin bayi Anda setelah dewasa akan selamanya diejek teman-temannya karena Anda salah memilih namanya, kan? Adakan penelitian tentang arti nama bayi yang Anda inginkan untuk bayi Anda. Jangan asal pilih karena Anda mendengar nama itu dari acara TV dan Anda mengira nama itu cukup bagus. Apalagi memilih nama yang tidak sesuai dengan kepribadiannya. Pilihlah nama yang akan membuat anak Anda nyaman. Misalkan ada orangtua yang memberi nama anak mereka Michael Owen sedangkan nama keluarga mereka Karengkeng, tidak nyambung. Pilihlah nama yang serasi dengan nama keluarga Anda. Jangan pula memilih nama aktor laki-laki yang Anda ubah menjadi nama perempuan karena Anda menyukai aktor tersebut sedangkan anak Anda perempuan, misalnya: Rudolfo diganti menjadi Rudelfa. Ouch, nama yang buruk!

3. Perhatian inisial nama bayi Anda ketika memberi nama.
Pastikan mereka bukan singkatan yang lucu, konyol, atau bodoh yang akhirnya bisa menjadi bahan ejekan. Cole Sue Ivy? Apa yang akan terjadi pada episode berikutnya? Frank Ulf Chris Klaus? Aduh! Bisakah Anda lihat akibat dari kesalahan Anda? Apalagi menamai anak Anda dengan tokoh-tokoh dongeng seperti, Sinter Klas, Cinderella, Pinokio, oh Tuhan! Jangan sampai itu terjadi.

4. Periksalah nama-nama di keluarga Anda.
Ada beberapa orang yang ingin memberi nama bayi mereka sama dengan anggota keluarga tertentu karena mereka memiliki ikatan khusus dengannya. Jika itu keputusan Anda, pastikan Anda tahu apakah ada orang lain dalam keluarga Anda yang menggunakan nama itu juga, apalagi masih hidup. Jangan sampai orang-orang menjadi bingung karena harus memanggil nama yang dimiliki dua orang.

5. Jangan pilih nama yang terlalu sulit dieja.
Ada orang-orang yang terlalu kreatif dalam memilih nama bayi sampai mereka tidak memperhitungkan apakah nama itu mudah dieja atau dibaca orang. Misalnya jacqueline, ada yang memanggilnya jakuilin, jakelin, jaklin, dll. Dan sang anak yang masih kecil juga akan sulit menulis nama mereka (bahkan guru mereka juga). Carilah nama yang unik tapi tidak terlalu sulit dieja.

6. Pilihlah nama anak bersama pasangan Anda.
Jangan sampai nanti saling menyalahkan karena salah satu pasangan merasa tidak cocok dengan nama bayinya. Pastikan Anda memutuskan nama itu bersama-sama sehingga masing-masing merasa puas dengan nama anak mereka sendiri.

Memilih nama kedengarannya mudah, tapi sebenarnya sulit karena nama akan digunakan selama-lamanya. Jadi berhati-hatilah dalam memilih nama sehingga anak Anda akan nyaman dengan namanya sendiri dan tidak menyalahkan Anda karena memilih nama dengan sembrono.

Kasih Komentar kamu di sini